Atribut (sifat) Sistem Surveilans

Atribut (sifat) Sistem Surveilans 
  • Kesederhanaan (simplicity), menyangkut struktur dan kemudahan operasionalnya. 
  • Fleksibel (flexibility), dapat beradaptasi/menyesuaikan diri dengan perubahan informasi yang diperlukan atau perubahan pelaksanaan tanpa harus merubah seluruh alur system yang sudah ada. 
  • Dapat diterima (acceptability), merupakan refleksi dari individu atau perorangan dan organisasi atau unit untuk ikut serta dalam system surveilans. 
  • Sensivitas (Sensivity), sensivitas dapat dilihat terhadap dua tingkatan : 1) Pada tindakan laporan kasus, proporsi dari masalah kesehatan yang dapat diketahui oleh system surveilans dapat diamati dan dinilai dengan ukuran tertentu. 2) Sistem dapat dinilai terhadap kemampuannya untuk mengetahui epidemic dan tingkat kebenarannya dalam menentukan masalah kesehatan terhadap masalah yang sebenarnya ada dalam masyarakat.. 
  • Nilai ramal positif (predictive value positive), adalah proporsi dari penduduk yang dapat diidentifikasi sebagai kasus, yang dapat dinilai oleh system surveilans tersebut yang sesungguhnya mempunyai masalah kesehatan. Dan seberapa nilai kebenaran tersebut dapat dihasilkan oleh system surveilans. 
  • Representative, system dikatakan representative bila secara benar dapat menggambarkan : 1) Kejadian dari masalah kesehatan sepanjang waktu 2) Distribusi masalah tersebut menurut tempat dan orang 
  • Ketepatan waktu (timeliness), dapat dinilai dari waktu yang diperlukan untuk mengikuti alur system tersebut atau ketepatan waktu dalam memberikan informasi yang memerlukan tindakan segera.

Comments

Popular posts from this blog

Kriteria KLB Menurut Permenkes 1501 Tahun 2010

Komponen dan Kegiatan Pokok Surveilans Epidemiologi

Tujuan Surveilans Epidemiologi