Norovirus di Kapal Pesiar

Royal Carribean, sebuah kapal pesiar, berlayar pada tanggal 25 Februari
lalu selama 11 hari. Beberapa saat setelah kapal buang sauh, kapten mengumumkan bahwa telah ada wabah norovirus di atas kapal.


Norovirus adalah penyakit yang sangat menular dengan gejala berupa mual, pusing dan diare.

Akibat insiden ini, terhitung sebanyak 105 tamu dan 3 anggota kru kapal tertular wabah norovirus. Seluruh penumpang kapal yang terkena
penyakit ini sudah diberi obat dan penyakitnya berangsur membaik. Akibat kasus ini, kapal pesiar tersebut segera melakukan bersih-bersih secara menyeluruh begitu berlabuh di Port Everglades sebagai pemberhentian terakhir. Kapal pesiar ini seharusnya akan segera memulai lagi 11 hari pelayarannya. Namun perjalanan tersebut ditunda karena manajemen sedang melakukan pembersihan. Pelabuhan yang
disinggahi kapal ini adalah Tortola, British Virgin Islands, Philipsburg, St Maarten, Fort de France, Martinique, St John, Antigua dan Basseterre di St Kitts.

Dalam pelayaran terakhir, kapal ini mengangkut 1.991 tamu dan 772 kru. Royal Caribbean sebenarnya memiliki standar kesehatan yang tinggi, namun penyebaran norovirus memang terhitung cepat. Diperkirakan setiap tahun ada sebanyak 300 juta orang di dunia yang terserang Norovirus.

Comments

Popular posts from this blog

Kriteria KLB Menurut Permenkes 1501 Tahun 2010

Komponen dan Kegiatan Pokok Surveilans Epidemiologi

Tujuan Surveilans Epidemiologi