Format Laporan Penyelidikan Epidemiologi (PE)

Sebagai seorang epidemiolog, tentunya pernah turun ke lapangan untuk mengadakan investigasi kasus penyakit atau Kejadian Luar Biasa (KLB). Namun tak jarang ahli epidemiologi tidak membuat atau lupa membuat laporan hasil penyelidikan epidemiologi (PE) sebagai bahan rujukan atau rekomendasi untuk melakukan langkah-langkah pencegahan ataupun penanggulangan penyakit selanjutnya. Hal ini bisa jadi karena tidak adanya format laporan penyelidikan epidemiologi yang baku.

Hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan laporan PE antara lain :
  • Jelas, Meyakinkan, rekomendasi (Tepat & meyakinkan)
  • Ilmiah (kesimpulan dan saran)
  • Laporan lisan harus disertai dengan laporan tertulis
  • Merupakan cetak biru untuk mengambil keputusan
  • Merupakan bahan rujukan

Adapun Sistematika Penulisan PE yang baik adalah :

1. Judul Laporan
  • Tentukan judul
  • Mampu menjawab Pertanyaan Apa, dimana dan Kapan
2. Pendahuluan
  • Latar Belakang
  • Tujuan Penyelidikan
3. Metodologi
  • Metoda PE
  • Pengambilan Sampel ?
  • Kunjungan rumah ke rumah/ Mengumpulkan masyarakat ?
  • Responden
  • Tim PE
  • Peralatan
4. Hasil Penyelidikan
  • Gambarkan wilayah
  • Data primer dan sekunder
  • Sajian data (grafik, Tabel, Chart atau peta)
5. Pembahasan
  • Ulasan Hasil PE
  • Analisis statistik
  • Perbandingkan data
6. Kesimpulan dan Saran
  • Kesimpulan berdasarkan temuan
  • Tegas dan dapat dimengerti
7. Abstrak
  • 1 paragraf
  • 22 baris
  • 2 spasi
  • Istilah umum dapat disingkat
8. Daftar Pustaka
  • Merupakan referensi

Comments

Popular posts from this blog

Kriteria KLB Menurut Permenkes 1501 Tahun 2010

Komponen dan Kegiatan Pokok Surveilans Epidemiologi

Tujuan Surveilans Epidemiologi