Posts

Showing posts from December, 2011

Atribut (sifat) Sistem Surveilans

Atribut (sifat) Sistem Surveilans  Kesederhanaan (simplicity), menyangkut struktur dan kemudahan operasionalnya. Fleksibel (flexibility), dapat beradaptasi/menyesuaikan diri dengan perubahan informasi yang diperlukan atau perubahan pelaksanaan tanpa harus merubah seluruh alur system yang sudah ada. Dapat diterima (acceptability), merupakan refleksi dari individu atau perorangan dan organisasi atau unit untuk ikut serta dalam system surveilans. Sensivitas (Sensivity), sensivitas dapat dilihat terhadap dua tingkatan : 1) Pada tindakan laporan kasus, proporsi dari masalah kesehatan yang dapat diketahui oleh system surveilans dapat diamati dan dinilai dengan ukuran tertentu. 2) Sistem dapat dinilai terhadap kemampuannya untuk mengetahui epidemic dan tingkat kebenarannya dalam menentukan masalah kesehatan terhadap masalah yang sebenarnya ada dalam masyarakat.. Nilai ramal positif (predictive value positive), adalah proporsi dari penduduk yang dapat diidentifikasi sebagai kasus, yang dapat …

Komponen dan Kegiatan Pokok Surveilans Epidemiologi

Komponen Surveilans yaitu :  Pengumpulan/pencatatan kejadian (data) yang dapat dipercaya. Pengelola data untuk dapat memberikan keterangan yang berarti. Analisis dan interpretasi data untuk keperluan kegiatan. Perencanaan penanggulangan khusus dan program pelaksanaannya. Evaluasi/penilaian hasil kegiatan. 
Kegiatan Pokok Pelaksanaan Surveilans :
a. Pengumpulan data Pencatatan insidensi terhadap population at risk.  Pencatatan insidensi berdasarkan laporan rumah sakit, puskesmas, dan sarana pelayanan kesehatan lain, laporan petugas surveilans di lapangan, laporan masyarakat, dan petugas kesehatan lain; Survei khusus; dan pencatatan jumlah populasi berisiko terhadap penyakit yang sedang diamati. Tehnik pengumpulan data dapat dilakukan dengan wawancara dan pemeriksaan. Tujuan pengumpulan data adalah menentukan kelompok high risk; Menentukan jenis dan karakteristik (penyebabnya); Menentukan reservoir; Transmisi; Pencatatan kejadian penyakit; dan KLB. 
b. Pengelolaan data  Data yang diperol…

Tujuan Surveilans Epidemiologi

Tujuan surveilans epidemiologi adalah :
Memantau kecenderungan penyakit Deteksi dan prediksi terjadinya KLB Memantau kemajuan suatu program pemberantasan Menyediakan informasi untuk perencanaan pembangunan pelayanan kesehatan Pembuatan policy dan kebijakan pemberantasan penyakit

Defenisi Surveilans Epidemiologi

Defenisi Surveilans epidemiologi adalah pengumpulan dan pengamatan secara sistematik berkesinambungan, analisa dan interprestasi data kesehatan dalam proses menjelaskan dan memonitoring kesehatan dengan kata lain surveilans epidemiologi merupakan kegiatan pengamatan secara teratur dan terus menerus terhadap semua aspek kejadian penyakit dan kematian akibat penyakit tertentu, baik keadaan maupun penyebarannya dalam suatu masyarakat tertentu untuk kepentingan pencegahan dan penanggulangan. (Noor,1997). 
Istilah surveilans digunakan untuk dua hal yang agak berbeda. 
Pertama, surveilans dapat diartikan sebagai pengawasan secara terus-menerus terhadap faktor penyebab kejadian dan sebaran penyakit, dan yang berkaitan dengan keadaan sehat atau sakit. Surveilans ini meliputi pengumpulan, analisis, penafsiran, dan penyebaran data yang terkait, dan dianggap sangat berguna untuk penanggulangan dan pencegahan secara efektif. Definisi yang demikian luas itu mirip dengan surveilans pada sistem infor…